Monday, July 12, 2010

Menjelang tidur ku malam ini

Menjelang tidurku malam ini, aku ingin dunia tau bahwa aku mencintainya, menyayanginya dengan tulus kasihku. Mendengar suaranya mampu halau semua gelisah, luka dan perihku. Memilikinya adalah hal terbaik dalam hidupku. Aku berharap semua kebaikan selalu menjadi miliknya. Kebahagiaan selalu jadi teman siang dan malamnya. Tuhan, aku cukup menjadi seperti ini asal dia bahagia, aku cukup merasa seperti ini asal dia tersenyum. Berikan semua berkatMu untuknya, karena dia baik Tuhan, salah seorang yang kau kirim untukku didunia ini. Malam ini aku tersenyum Tuhan, bersyukur dia ada disana menungguku dengan penuh kesetiaan, walaupun dia tau aku tak lebih dari sampah, tak lebih menjijikkan dari kotoran. Tapi dia mau berjanji untuk tetap setia. Aku tidak tau Tuhan, apakah semua ini adil untuk seorang yang baik seperti dia. Bukankah menurut mu yang baik akan selalu mendapat pasangan yang baik. Cukup baikkah aku Tuhan untukknya? Ku coba temukan jawabannya dihening malam ini. Masih pantaskah dia menunggu ku?

1 comments:

Anonymous said...

Cukup baikkah aku Tuhan untukknya? Ku coba temukan jawabannya dihening malam ini. Masih pantaskah dia menunggu ku?

Sangat baik & sangat pantas, kok jadi mulai mikir yang aneh2 ya si sapi, haya, kayanya lagi sendu banget neh ya, kangen neh ngeng..