Hening dan hampa
Ah...mereka hanya sebarisan kata
Takkan bisa gambarkan yang sebenarnya
Aku juga tak mengerti mengapa tak ada kata yang lainnya
Aku lalai dan terjaga
Ternyata sepi itu seperti berjalan diatas awan
Mengambang diantara lara
Duka itu hanya lukisan biasa
Tidak seperti isi hatiku
Coba aku tahu sejak aku melangkah pergi
Tapi terkadang aku tak banyak pilihan
Terpaksa memilih mungkin juga
Atau aku sendiri yang tak menyadarinya
Bersedih lagi dan lagi
Ah...itu mungkin juga hanya perasaanku
Coba halau mereka menjauh
Tetapi akan kembali sedih dari kisah yang lainnya
Apakah aku munafik?
Apakah aku naive?
Aku mau seperti sang dewi pelangi
Bersinar cerah saat hujan berganti warna
Tapi aku tak mampu untuk berdiri bersamanya
Karena aku terlalu hina untuk disebut kekasih
Dia disana
Lambainnya halau kering kerontang musim ini
Desir angin hadirkan nuansa ungu
Aku rindu bercintah
Lewati malam hingga siang merekah
Kembali lagi aku terjaga
Ternyata aku tetap disini
Tak beranjak pergi tanpa kusadari aku terkunci
Aku hanya mampu membisu
Dalam dunia ku diantara detik-detik nafas tak beraga
Friday, July 30, 2010
Saturday, July 17, 2010
Kisah kita berakhir disini
Sayangku, aku tahu salah bila ku katakan aku tak lagi mencintaimu, aku tak lagi menyayangimu, aku tak lagi merindukanmu. Tapi dalam suatu waktu perjalanan hidup kita ada suatu saat kita harus memilih menjadi sesuatu baik yang kita sukai atau tidak. Semuanya sudah digariskan seperti ini. Tulus aku katakan terima kasih untuk semua yang terindah. Kau terlalu berharga untuk aku sia siakan. Kau terlalu baik untuk terus menjadi bagian dari hidupku. Jangan tunggu aku lagi. Masih banyak hal berharga dalam hidupmu yang bisa kau lakukan. Terkadang kita menilai hidup tidak adil. Tapi aku coba untuk melihat dari sisi yang berbeda. Mungkin dibalik semua ini aku akan menemukan jalan terbaik pada akhirnya. Aku harus bersyukur atas apa yang aku dapatkan hari ini. Berkah itu tidak selalu identik dengan kesenangan, tawa dan bahagia. Berkah itu bisa jadi menjelma menjadi kepedihan, duka dan airmata. Mungkin aku memang naive, egois dan penuh dengan kebohongan. Aku dengan segala kerendahan hati akan menerima semua bentuk kemarahan dan kekesalanmu dengan rela. Kerena itu sudah menjadi konsekuensi dari keputusan ini.
Jujur aku katakan, terlalu berat menjelaskan semuanya. Tapi, tolong, aku harap kau mengerti. Ini sudah menjadi keputusanku. Hidupmu terlalu indah untuk kau habiskan bersama dengan orang seperti aku. Cobalah, melihat dunia hari ini dengan mata hatimu yang jujur. Aku bukan yang terbaik untuk mu. Kalau memang aku belahan jiwamu, jalan untuk kita bersama tidak akan sesulit ini. Tidak akan sebanyak ini pengorbanan kita berdua. Aku terima semua ini dengan penuh kepasrahan. Aku terlalu lelah untuk terus berjuang sendiri dan tak mampu untuk bangkit kembali. Bencilah aku seumur hidupmu. Bang jauh jauh semua tentang aku. Anggap aku adalah mimpi buruk masa lalumu. Esok pasti lebih baij untuk mu dan kita berdua.
Tolong, mengerti tentang hal ini. Aku sudah bukan nadya yang dulu. Aku bukan cintahmu yang sejati. Aku sudah terlalu jauh melangkah meninggalkanmu. Jauh sekali diujung benua tak bertepi. Kau takkan mampu rengkuh aku disini. Selamat tinggal cintahku
Jujur aku katakan, terlalu berat menjelaskan semuanya. Tapi, tolong, aku harap kau mengerti. Ini sudah menjadi keputusanku. Hidupmu terlalu indah untuk kau habiskan bersama dengan orang seperti aku. Cobalah, melihat dunia hari ini dengan mata hatimu yang jujur. Aku bukan yang terbaik untuk mu. Kalau memang aku belahan jiwamu, jalan untuk kita bersama tidak akan sesulit ini. Tidak akan sebanyak ini pengorbanan kita berdua. Aku terima semua ini dengan penuh kepasrahan. Aku terlalu lelah untuk terus berjuang sendiri dan tak mampu untuk bangkit kembali. Bencilah aku seumur hidupmu. Bang jauh jauh semua tentang aku. Anggap aku adalah mimpi buruk masa lalumu. Esok pasti lebih baij untuk mu dan kita berdua.
Tolong, mengerti tentang hal ini. Aku sudah bukan nadya yang dulu. Aku bukan cintahmu yang sejati. Aku sudah terlalu jauh melangkah meninggalkanmu. Jauh sekali diujung benua tak bertepi. Kau takkan mampu rengkuh aku disini. Selamat tinggal cintahku
Friday, July 16, 2010
Luka ku perih
Segaris bianglala dilangit kelabu senja ini
Tuliskan kisah semu tak berarti
Merah tapi sebatas kaki langit dan sirna
Aku coba artikan semuanya dalam kesendirian
Mataku buram tertutup kegelapan
Berlari kecil tapi jalanku tak bertepi
Nyeri dan perih iringi setiap langkahku
Tinggalkan jejak semerah darah
Apakah ini akan berakhir seperti ini?
Tanpa seorangpun yang menoleh ke sini
Aku menunggu tanpa kepastian
Perlahan menyerah dan pasrah
Siluet jingga hatiku tebar pengharapan terakhir
Malam ini aku terkunci dalam dosa
Aku ucapkan namanya saat aku tersayat luka
Semuanya beku tak ku rasakan apa apa
Inikah kesakitan itu?
Inikah kesepian itu?
Aku terdiam dalam tangisan pilu
Tak rela dia hancurkan impianku
Seperti dewa kematian dia porak porandakan segalanya
Lemparkan aku ke dalam jurang penuh duri
Tuhan, luka ku perih
Aku tak mampu bertahan lagi
Aku menangis
Tapi tak mampu sadarkan dia
Aku menjerit
Tapi tak mampu buat dia berhenti
Tak adakah lagi pertolongan buatku?
Tuliskan kisah semu tak berarti
Merah tapi sebatas kaki langit dan sirna
Aku coba artikan semuanya dalam kesendirian
Mataku buram tertutup kegelapan
Berlari kecil tapi jalanku tak bertepi
Nyeri dan perih iringi setiap langkahku
Tinggalkan jejak semerah darah
Apakah ini akan berakhir seperti ini?
Tanpa seorangpun yang menoleh ke sini
Aku menunggu tanpa kepastian
Perlahan menyerah dan pasrah
Siluet jingga hatiku tebar pengharapan terakhir
Malam ini aku terkunci dalam dosa
Aku ucapkan namanya saat aku tersayat luka
Semuanya beku tak ku rasakan apa apa
Inikah kesakitan itu?
Inikah kesepian itu?
Aku terdiam dalam tangisan pilu
Tak rela dia hancurkan impianku
Seperti dewa kematian dia porak porandakan segalanya
Lemparkan aku ke dalam jurang penuh duri
Tuhan, luka ku perih
Aku tak mampu bertahan lagi
Aku menangis
Tapi tak mampu sadarkan dia
Aku menjerit
Tapi tak mampu buat dia berhenti
Tak adakah lagi pertolongan buatku?
Tuesday, July 13, 2010
Im missing ya....
A hug for ya means I need ya. A kiss for ya means I love ya. A call for ya means Im missing ya
Monday, July 12, 2010
Menjelang tidur ku malam ini
Menjelang tidurku malam ini, aku ingin dunia tau bahwa aku mencintainya, menyayanginya dengan tulus kasihku. Mendengar suaranya mampu halau semua gelisah, luka dan perihku. Memilikinya adalah hal terbaik dalam hidupku. Aku berharap semua kebaikan selalu menjadi miliknya. Kebahagiaan selalu jadi teman siang dan malamnya. Tuhan, aku cukup menjadi seperti ini asal dia bahagia, aku cukup merasa seperti ini asal dia tersenyum. Berikan semua berkatMu untuknya, karena dia baik Tuhan, salah seorang yang kau kirim untukku didunia ini. Malam ini aku tersenyum Tuhan, bersyukur dia ada disana menungguku dengan penuh kesetiaan, walaupun dia tau aku tak lebih dari sampah, tak lebih menjijikkan dari kotoran. Tapi dia mau berjanji untuk tetap setia. Aku tidak tau Tuhan, apakah semua ini adil untuk seorang yang baik seperti dia. Bukankah menurut mu yang baik akan selalu mendapat pasangan yang baik. Cukup baikkah aku Tuhan untukknya? Ku coba temukan jawabannya dihening malam ini. Masih pantaskah dia menunggu ku?
Sunday, July 11, 2010
semuanya abu-abu
Perasaan itu hampa. Aku merasa abu abu.Saat disini itulah kisah ku yang nyata. Berbagi dengan yang lain hanya akan menambah beban duka. Biarkan mereka tak mengerti rasa ini. Langit terang diantara ribuan pandangan bintang, tetapi tetap aku diselimuti kegelapan. Ingin ku gapai asa mimpi, tapi aku terluka. Seandainya ini semua semu, tolong Tuhan sadarkan aku. Beri aku iba Mu untuk melangkah menjauh. Sakit itu terlalu berat buat ku, langkahku terseok diantara jeritan murka Bunda, aku ingin berpaling. Rumput hijau seolah pertanda untuk ku pergi. Tapi diujung sana belati tajam siap hancurkan ku kembali. Perih ini tak tertahankan lagi. Aku seolah raga yang mati diantara kehidupan. Tolong aku Tuhan, airmata pun tak sanggup hilangkan luka ku. Dia akan terus hadir selama aku masih berdiri disini. Jangan biarkan aku pasrah pada yang ku benci. Hatiku layu diujung penantian sepi, lemah dan terkulai dikikis kesakitan. Tolong aku Tuhan, bawa aku pergi dari sini, terbang dan menjauh
Subscribe to:
Posts (Atom)